Asik dan nikmat jadi penjabat di wilayah kota ujung Provinsi Lampung yaitu Kabupaten Mesuji, Dimana dugaan Korupsi di Kabupaten Mesuji hanya sekedar sendal jepit bisa pilih pilih siapa yang mau disangkakan dugaan tawar menawar (20/09/25)
Contoh fakta-fakta baru dugaan Korupsi Hibah Pilkada 11.2 Miliar ini berkembang di Desa Adi Luhur Kecamatan Panca Jaya seorang kakek orang tua anggota KPUD kota Mesuji AS nekat dipakai nama bapak sendiri untuk dibuat CV syarat proyek ratusan juta di Bawaslu Mesuji.
Contoh lagi CV selanjutnya adalah indr staf TU sekolah menengah atas yang jadi kambing hitam keserakahan Anggota KPU Mesuji AS dugaan Korupsi terlibat ratusan juta rupiah
Sejauh ini polisi dan jaksa tutup mata atas perbuatan dugaan Korupsi terlibat seorang penjabat negara Komisioner KPU Mesuji main proyek ini saja dibiarkan dugaannya
Bambang Sukir Berharap Polisi dan jaksa untuk profesional, tindak tegas bagi siapapun yang merugikan negara bukan tergantung besarnya tapi perbuatannya. Tegas tokoh masyarakat
Lanjut kami berharap penegak hukum transparan, akuntabel, berkepastian hukum yang bermartabat dan terdidik ucapnya.
Menurut masyarakat korupsi yang ada di Kabupaten Mesuji Lampung segera tuntas dan bermartabat untuk bangsa Indonesia bukan karena negosiasi memilih korban eksekusi.
Bila diluar harapan kami masyarakat Kawatir Keadilan Rakyat yang akan turun bersuara kejalan di Kabupaten Mesuji.+tim)





